Muhammad Abdullah Azzam
05 Mei 2020•Update: 05 Mei 2020
Gokhan Ergocun
ISTANBUL
Turki menyumbangkan ventilator mekanik kepada Somalia untuk membantu otoritas di Mogadishu melawan pandemi Covid-19, ungkap seorang pejabat senior Turki pada Senin.
Menteri Industri dan Teknologi Turki Mustafa Varank mengatakan perangkat-perangkat ventilator yang disumbangkan itu akan menjadi "nafas" bagi Somalia, karena banyak negara berpenghasilan rendah menghadapi kesulitan dalam melawan Covid-19 akibat kekurangan peralatan medis.
Perusahaan biotek berbasis di Ankara, BIOSYS, mulai memproduksi respirator asli Turki secara massal bulan lalu dengan dukungan perusahaan teknologi Baykar, Arcelik dan Aselsan.
Sudah 100 perangkat pertama berhasil disediakan dan produksi 5.000 lainnya diharapkan selesai pada akhir Mei.
“Ankara melanjutkan upayanya mendorong perkembangan teknologi nasional untuk terus merealisasikan tujuannya dan memberikan harapan bagi negara kami dan teman-teman kami," kata Varank di Twitter.
Pandemi Covid-19 telah meningkatkan kebutuhan terhadap ventilator mekanik di seluruh dunia.
Meski banyak negara menerapkan kebijakan proteksionis, namun Turki tetap membantu negara-negara lain dengan menyumbangkan masker, sarung tangan dan alat pelindung diri.
Sejak pertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember lalu, virus korona telah menyebar ke setidaknya 187 negara dan wilayah.
Menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University Amerika Serikat, lebih dari 3,52 juta kasus telah dilaporkan di seluruh dunia sejak Desember lalu, dengan angka kematian melebihi 248.000 dan lebih dari 1,13 juta dinyatakan sembuh.