Muhammad Abdullah Azzam
09 Maret 2018•Update: 10 Maret 2018
Muhammed Bilal Kenasari
WASHINGTON
Pentagon melaporkan bahwa Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah menyetujui penjualan senjata ke Qatar dan Uni Emirat Arab senilai USD467 juta, Kamis.
Menurut pernyataan tertulis dari Badan Kerja sama Keamanan Pertahanan, penjualan senjata senilai USD467 juta dolar itu telah disetujui oleh Kementerian Luar Negeri dan telah dikirim ke Kongres untuk mendapatkan persetujuan.
Dalam pernyataan tersebut, tercatat total penjualan senjata ke Qatar senilai USD197 juta. Penjualan peralatan militer tersebut bertujuan untuk mendukung dan memperbaharui Angkatan Udara Emir Qatar (QEAF) dan Pusat Operasi Udara (AOC).
Selain itu, paket penjualan perlengkapan militer ke Uni Emirat Arab yang bernilai USD270 juta terdiri dari 300 unit rudal AIM-9X-2 Sidewinder Block II, 40 AIM-9X-2 Sidewinder Captive Air Training Missile dan 30 unit AIM-9X-2 Block II tactical missile guidance. Pembelian ini lumayan komplit, karena mencakup ke aspek rudal dummy untuk keperluan latihan.
Dalam penjelasan tersebut, AS menyatakan bahwa penjualan senjata itu tidak akan mempengaruhi keseimbangan militer di wilayah Timur Tengah.