Rhany Chairunissa Rufinaldo
10 Juli 2019•Update: 10 Juli 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Amerika Serikat pada Selasa menyuarakan keprihatinan atas kegiatan eksplorasi gas Turki di Laut Mediterania, menyerukan pemerintah Turki untuk menghentikan kegiatan tersebut.
Sejak musim semi ini, Ankara telah mengirim dua kapal pengeboran - Fatih dan yang terbaru Yavuz - ke Mediterania Timur, menegaskan hak Turki dan Republik Turki Siprus Utara (TRNC) untuk sumber daya wilayah tersebut.
"Amerika Serikat sangat prihatin dengan upaya Turki yang berulang kali melakukan operasi pengeboran di perairan Siprus dan pengiriman kapal pengeboran terbaru Yavuz di Semenanjung Karpa," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Morgan Ortagus dalam sebuah pernyataan.
Dia menegaskan bahwa langkah provokatif ini meningkatkan ketegangan di kawasan.
Kapal perang berbendera Turki, Fatih, meluncurkan operasi pengeboran lepas pantai pada Mei di area berjarak 75 kilometer di lepas pantai barat pulau Siprus.
Athena dan Siprus Selatan menentang langkah tersebut, mengancam akan menangkap awak kapal dan meminta para pemimpin Uni Eropa untuk bergabung dengan mereka.
Turki telah secara konsisten menentang pengeboran sepihak pemerintah Siprus Yunani di Mediterania Timur, menegaskan bahwa TRNC juga memiliki hak atas sumber daya di daerah tersebut.
"Kami mendesak pemerintah Turki untuk menghentikan operasi ini dan mendorong semua pihak untuk bertindak dengan menahan diri dari tindakan yang meningkatkan ketegangan di kawasan itu," kata Ortagus.
Dia menambahkan bahwa pihaknya terus percaya bahwa sumber daya minyak dan gas pulau itu, seperti semua sumber daya lainnya, harus dibagi secara adil antara kedua komunitas dalam konteks penyelesaian yang komprehensif