Maria Elisa Hospita
10 Maret 2020•Update: 11 Maret 2020
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Pasukan Amerika Serikat-Afghanistan (USFOR-A) mulai mengurangi jumlah pasukannya di Afghanistan.
Lewat sebuah pernyataan yang dirilis pada Senin, juru bicara USFOR-A Kolonel Sonny Leggett mengatakan pengurangan pasukan ini sejalan dengan deklarasi bersama AS-Afghanistan dan perjanjian AS-Taliban.
Akhir bulan lalu, AS dan Taliban menandatangani perjanjian damai tentang jadwal penarikan pasukan dari Afghanistan.
AS akan mengurangi jumlah pasukan di Afghanistan menjadi 8.600 dalam 135 hari dan menarik seluruh pasukan dalam 14 bulan.
"USFOR-A mempertahankan semua sarana dan wewenang militer untuk mencapai tujuan kami, termasuk operasi kontraterorisme melawan al-Qaeda dan ISIS-K (Daesh) dan memberikan dukungan kepada Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan," ujar Leggett.
Taliban dan AS menyepakati "de-eskalasi konfilk" untuk membuka jalan bagi kesepakatan damai dan dialog intra-Afghanistan yang digelar pada 10 Maret di Oslo, Norwegia.
Leggett juga mengatakan Taliban meluncurkan 43 serangan ke pos-pos pemeriksaan militer Afghanistan di Helmand pada Selasa.
"Kepemimpinan Taliban berjanji kepada komunitas internasional untuk mengurangi kekerasan dan tidak meningkatkan serangan. Kami menyerukan kepada Taliban untuk menghentikan serangan dan menjunjung tinggi komitmen mereka. Kami akan terus membela rekan kami saat diminta," kata dia lagi lewat Twitter.