Muhammad Abdullah Azzam
24 Oktober 2019•Update: 24 Oktober 2019
Haydar Karaalp
BAGHDAD
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Mark Esper dalam kunjungannya ke Irak mengumumkan bahwa pasukan AS yang datang dari Suriah akan meninggalkan Irak empat minggu kemudian.
Menurut laporan media Irak, Esper melakukan kunjungan tiba-tiba ke Baghdad, sehari sebelum tentara AS datang dari Suriah ke Irak.
"Pasukan kami yang ditarik dari Suriah dan telah tiba di Irak akan meninggalkan (IraK) empat minggu kemudian," kata Esper.
Media setempat melaporkan Menteri Pertahanan Irak Najah al-Shammari mengatakan jumlah pasukan AS yang ditarik dari Suriah ke Irak kini mencapai 150 orang.
Al-Shammari mengungkapkan pasukan AS yang ditarik itu akan dikerahkan ke pangkalan mereka di Qatar atau Kuwait.
Pada Selasa, Kementerian Pertahanan Irak mengatakan penarikan tentara AS dari utara Suriah tidak dapat menetap di Irak.
Esper sebelumnya mengatakan penarikan tentara AS dari Suriah akan pergi ke Irak untuk melancarkan operasi melawan kelompok teroris Daesh di wilayah itu.
Penarikan tentara AS diputuskan setelah Turki melancarkan Operasi Mata Air Perdamaian yang bertujuan untuk memberantas teroris di utara Suriah, sebelah timur Sungai Eufrat untuk mengamankan perbatasan Turki, membantu kembalinya pengungsi Suriah dan memastikan integritas teritorial Suriah.