Nani Afrida
01 Maret 2019•Update: 01 Maret 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Amerika Serikat (AS) pada Kamis menawarkan hingga USD1 juta untuk hadiah bagi pertukaran informasi identifikasi atau lokasi keberadaan putra Osama bin Laden.
Departemen Luar Negeri AS menggambarkan Hamza bin Laden sebagai "pemimpin kunci" di dalam al-Qaeda yang semakin menonjol dalam kelompok teror tersebut.
Putra Osama bin Laden telah merilis pesan audio dan video di internet yang menyerukan serangan terhadap Barat dan telah mengancam balas dendam atas pembunuhan ayahnya tahun 2011 oleh pasukan AS, kata departemen itu dalam sebuah pernyataan.
Osama bin Laden terbunuh dalam operasi rahasia yang dilakukan di Abbottabad, Pakistan.
Bin Laden mengaku bertanggung jawab atas serangan 11 September 2001 di Menara Kembar New York dan Pentagon.
Serangan itu dilakukan dengan menggunakan tiga pesawat penumpang yang dibajak oleh kelompok al-Qaeda.
Pesawat keempat, menuju Gedung Putih atau Capitol, jatuh di sebuah lapangan di Pennsylvania setelah penumpang berusaha merebutnya kembali dari para pembajak.
Hampir 3.000 orang tewas pada hari itu, termasuk warga dari 77 negara.
Hamza bin Laden dianggap sebagai teroris global oleh AS pada Januari 2017, dan pemerintah melarang warga AS untuk melakukan transaksi dengannya.