Rhany Chairunissa Rufinaldo
08 Agustus 2019•Update: 08 Agustus 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengatakan Washington akan dengan segera mengupayakan kesepakatan perdagangan bebas baru dengan London setelah Inggris secara resmi keluar dari Uni Eropa.
"Kami mendukung pilihan kedaulatan Kerajaan Inggris, namun Brexit akhirnya bergolak, dan kami akan berada di ambang pintu, dengan pena di tangan, siap untuk menandatangani perjanjian perdagangan bebas baru secepat mungkin," kata Pompeo saat menjamu Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab di Departemen Luar Negeri, Rabu.
Raab kemudian menambahkan bahwa Perdana Menteri Inggris yang baru Boris Johnson bertekad untuk meninggalkan Uni Eropa pada akhir Oktober, tetapi meyakinkan bahwa Inggris akan tetap menjadi tetangga dan teman baik Eropa.
Dia menekankan bahwa pemerintah Inggris ingin menengahi perjanjian perdagangan bebas dengan AS sesegera mungkin setelah resmi keluar dari Uni Eropa.
Dalam dua minggu sejak Johnson menjabat, prospek Brexit tanpa kesepakatan meningkat tajam.
Johnson mengatakan dia lebih suka meninggalkan Uni Eropa dengan kesepakatan, tetapi kesepakatan penarikan baru tidak boleh menyertakan hambatan (backstop) Irlandia.
Dia juga menegaskan bahwa Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober dengan atau tanpa kesepakatan.
Backstop tersebut merupakan langkah keamanan untuk memastikan perbatasan terbuka antara Irlandia Utara dan Republik Irlandia jika Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan.