Rhany Chairunissa Rufinaldo
28 September 2020•Update: 28 September 2020
Ruslan Rehimov
BAKU
Azerbaijan mengeluarkan peringatan terakhir untuk Armenia yang terus menyerang pemukiman sipil pada Senin.
Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa Kota Terter di Azerbaijan terus diserang oleh pasukan Armenia sejak Senin pagi.
"Kementerian Pertahanan memberikan peringatan terakhir kepada Armenia bahwa tindakan pembalasan yang memadai akan diambil terhadap mereka jika diperlukan," ujar ungkap pernyataan itu.
Kementerian juga membagikan rekaman udara yang memperlihatkan penghancuran tank Armenia dan kendaraan lapis baja selama bentrokan tersebut.
Bentrokan perbatasan meletus Minggu pagi setelah pasukan Armenia menargetkan pemukiman sipil dan posisi militer Azerbaijan.
Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengatakan Armenia sekali lagi membuktikan bahwa mereka adalah hambatan terbesar bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan dan menambahkan bahwa Turki akan mendukung Azerbaijan dengan segala cara.
"Baku memiliki hak pertahanan diri untuk melindungi rakyat dan wilayahnya," tegas kementerian.
Hubungan antara kedua negara bekas Soviet itu tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Karabakh Atas, atau wilayah Nagorno-Karabakh, wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional.
Empat Dewan Keamanan PBB dan dua resolusi Majelis Umum PBB serta banyak organisasi internasional menuntut penarikan pasukan pendudukan dari wilayah tersebut.
OSCE Minsk Group - diketuai bersama oleh Prancis, Rusia dan AS - dibentuk pada 1992 untuk menemukan solusi damai bagi konflik tersebut, tetapi tidak berhasil.