04 Oktober 2017•Update: 05 Oktober 2017
Alyssa McMurtry
BARCELONA
Pemimpin pro-kemerdekaan Catalonia pada Selasa mengatakan wilayah timur laut Spanyol itu mungkin akan mendeklarasikan kemerdekaan mereka dalam waktu sepekan mendatang.
"Kita akan lakukan itu setelah menerima surat suara dari luar negeri, akhir pekan ini atau sekitar itu. Jadi kami akan mengambil tindakan akhir pekan ini atau awal pekan depan," kata Carles Puigdemont kepada kantor berita BBC dalam wawancara pertamanya sejak referendum.
Berita ini muncul hanya beberapa hari setelah referendum kemerdekaan Catalonia yang dianggap ilegal oleh pihak berwenang Spanyol yang mengirim pasukan keamanan dalam upaya menghentikan pemberontakan pasif Catalonia.
Raja Spanyol Felipe VI juga dalam pidatonya menekan pentingnya "persatuan dan keabadian" Spanyol.
"Kita tidak bisa melihat ke belakang...beberapa hari ke depan akan rumit, namun kita harus tetap bertekad," kata aktivis David Peña kepada Anadolu agency.
Spanyol sempat mengancam akan menarik otonomi daerah Catalonia namun Puigdemont mengatakan kepada BBC "itu akan menjadi kesalahan yang akan mengubah segalanya.”
Puigdemont telah memohon bantuan mediasi dari pihak internasional meskipun Komisi Eropa mengatakan mereka "percaya" Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy bisa menangani situasi itu.
Parlemen Eropa dijadwalkan merundingkan isu ini pada Rabu.