02 Oktober 2017•Update: 02 Oktober 2017
Senhan Bolelli
BARCELONA
Dalam sebuah konferensi pers di Barcelona Juru Bicara Pemerintah Otononomi Catalonia Jordi Turull, Wakil Presiden Catalonia Oriol Junqueras, dan Menteri Luar Negeri Catalonia Raul Romeva mengumumkan hasil kemerdekaan meski sudah diputuskan jika referendum tersebut tidak sah.
“Referendum sudah dilakukan, hak suara telah digunakan dan dihitung”, kata Turull.
Dalam referendum tersebut, 90,9 persen pemilih (2 juta 20 ribu 144) memilih “ya”, 7,87 persen (176 ribu 565) memilih “Tidak”, 2,03 persen (45 ribu 586) kertas suara kosong, dan 0,89 persen (20 ribu 129) suara tidak sah, demikian pernyataan Turull.
Turul mengatakan 400 dari 2.315 tempat pemilihan suara ditutup oleh aparat kemanan, “kami harus mengidentifikasi kerugian pribadi dan material, kami mendukung penuh 844 orang yang menjadi korban penyerangan, 73 dari mereka telah melaporkan tindakan krimninal polisi dan gendarmerie”, sebutnya.
Turull mengkritik Pemerintah Spanyol dan intervensi aparat keamanan, “tekanan dari pemerintah pusat dan Polisi Nasional menjadi tanggung jawab dari semua kejadian ini.” Katanya.
Wakil Presiden Catalonia Junqueras menambahkan, “Catalonia menunjukkan cintanya terhadap demokrasi dan hak untuk menggunakan suara tapi sayangnya harus menunjukkannya di tengah keadaan yang sangat sulit. Media dunia menunjukkan bagaimana polisi menghalangi masyarakat yang ingin menggunakan hak suara mereka.”
“Jika Parlemen Catalonia memberikan keputusan seperti ini. Catalonia memenangkan hak untuk menjadi negara baru," kata Junqueras.
Seperti keputusan referendum yang diterima oleh Parlemen Catalonia dan di tolak oleh Mahkamah Tinggi, berdasarkan undang-undang diperkirakan pengumuman dimulainya perundingan untuk merdeka dan berpisah dari Spanyol secara sepihak antara Parlemen lokal dan Pemerintah Pusat akan dilakukan 48 jam setelah hasil “ya" dalam referendum diterima oleh Parlemen Catalonia.
Pemerintah Spanyol tidak akan melakukan langkah apa pun karena mereka tidak mengakui referendum tersebut.