Rhany Chaırunıssa Rufınaldo
27 Desember 2019•Update: 28 Desember 2019
Alaattin Dogru
DAKAR, Senegal
Korban tewas dalam bentrokan antara milisi dan pedagang di Bangui, ibu kota Republik Afrika Tengah, bertambah menjadi 35 orang, lansir media lokal, Kamis.
Bentrokan di daerah PK5 yang berpenduduk mayoritas Muslim itu dimulai pada Selasa, ketika para pedagang mengangkat senjata untuk menentang pajak yang dikenakan oleh kelompok-kelompok milisi.
Sekitar 35 orang, termasuk 23 warga di lingkungan tersebut, terbunuh sementara lebih dari 50 lainnya terluka.
Jumlah korban dikhawatirkan akan terus meningkat karena bentrokan masih terus terjadi.
Sementara itu, belum ada pernyataan resmi Pemerintah Republik Afrika Tengah tentang jatuhnya banyak korban.
Sekitar 50 rumah dan toko juga dibakar oleh milisi saat bentrok dimulai pada Selasa.
Terlepas dari penandatanganan perjanjian damai antara pemerintah dan berbagai kelompok pemberontak, perang saudara pecah pada akhir 2012 dan mengganggu keamanan di sebagian besar wilayah negara.