Muhammad Abdullah Azzam
13 November 2017•Update: 13 November 2017
BANGUI, Republik Afrika Tengah
Serangan bom tangan menewaskan empat orang pada sebuah konser di Republik Afrika Tengah pada Senin.
Menurut informasi yang dihimpun Anadolu Agency, konser bertemakan persimpangan perdamaian tersebut diadakan untuk menciptakan harmoni antarumat Kristiani dan Islam di Bangui, ibu kota Republik Afrika Tengah, pada akhir pekan kemarin.
Saat konser konser berlangsung, tiba-tiba dua orang tak dikenal melempar bom tangan ke tengah keramaian dari sepeda motor.
Menurut berita media nasional, sedikitnya empat orang tewas dan 21 orang terluka dalam serangan tersebut.
Selain bom, sekelompok orang memukuli tiga orang Islam tanpa sebab yang jelas.
Menteri Keamanan Publik Henri Wanzet Linguissar mengatakan pihaknya tengah menginvestigasi insiden ini.
Pada 2012, terjadi konflik besar antara kelompok bersenjata muslim Seleka melawan pemerintah dengan kelompok bersenjata Kristiani anti-Balaka. Ribuan orang tewas akibat konflik tersebut.
Meski krisis politik berhasil teratasi setelah pemilihan presiden tahun lalu, namun peristiwa kekerasan kadang kembali muncul memicu konflik.