20 Juli 2017•Update: 21 Juli 2017
Shenny Fierdha
PADANG
Pertemuan Ulama dan Dai se-Asia Tenggara, Eropa, dan Afrika di Kota Padang, Sumatera Barat, menghasilkan Deklarasi Padang 1438 Hijriyah, Kamis (20/7). Deklarasi yang dibacakan Ikatan Ulama dan Da'i ASEAN, Muhammad Zaitun Rasmin ini, berisi 6 butir dan menyerukan persatuan umat Muslim.
Butir pertama merupakan himbauan agar umat Islam mewujudkan persatuan karena merupakan kewajiban syar’i dan kebutuhan kaum Muslimin.
Butir selanjutnya menyebutkan umat Islam sebagai umat yang satu tidak menafikan adanya perbedaan dan perselisihan, selama itu tetap dalam bingkai akhlak mulia.
Ketiga, persatuan umat Islam ditegakkan di atas akidah yang lurus, ibadah yang benar dan akhlak yang mulia, berdasarkan Al-Quran dan Al-Sunnah sesuai dengan pemahaman para sahabat, tabi’in dan para ulama mu’tabar.
Keempat, menekankan pentingnya sikap proaktif dari seluruh kaum Muslimin dalam membangun kesatuan, persatuan, dan persaudaraan umat Islam. Hal itu dapat diwujudkan dengan menumbuhkembangkan sifat tabayyun, husnuzzhan, rasa cinta, dan kasih sayang, saling menghargai dan toleran, saling bersilaturrahim dan bermusyawarah, serta menghindari segala hal yang dapat menyebabkan permusuhan.
Sementara butir kelima juga menekankan pentingnya keteladanan ulama dalam kesatuan, persatuan, persaudaraan dan tolong menolong (ta'awun), proaktif dalam menyelesaikan perselisihan yang terjadi di dalam tubuh umat. Selain itu, ulama senantiasa mengarahkan umat agar terhindar dari pemikiran ekstrim, baik kanan (terorisme dan radikalisme) maupun ekstrim kiri (liberalisme).
Butir terakhir menyebutkan peran aktif umat Islam diperlukan untuk mewujudkan sikap solidaritas dan membantu kaum Muslimin yang sedang mengalami kesulitan dan kezaliman, seperti di Rohingya dan Palestina serta beberapa negeri Muslim.
Pertemuan yang berlangsung dari hari Senin (17/7) sampai Kamis ini dihadiri oleh sekitar 300 ulama atau da’i dari berbagai belahan dunia dan merupakan kerjasama antara Pemerintah Kota Padang dengan Yayasan al-Manarah al-Islamiyah.