Surya Fachrizal Aprianus
04 Juni 2019•Update: 04 Juni 2019
Mohammed Alamin
KHARTOUM
Kepala Dewan Transisi Militer (TMC ) Sudan mengatakan pada Selasa, bahwa pemilihan umum akan digelar dalam sembilan bulan ke depan untuk menyelesaikan krisis di negeri itu pasca lengsernya Presiden Omar al-Bashir.
Pernyataan itu disampaikan Abdel Fattah al-Burhan menyusul terbunuhnya lebih dari 30 demonstran pada Senin di ibukota Khartoum akibat tentara membubarkan paksa demonstran yang menuntut penyerahan kekuasaan kepada otoritas sipil.
Berbicara di televisi pemerintah, Al-Burhan mengatakan TMC telah membatalkan sejumlah kesepakatan sebelumnya dengan koalisi oposisi dan menunda dialog dengan mereka.
Al-Burhan berjanji akan mengadakan pemilihan yang bebas dan adil. Dia menambahkan TMC akan mengumumkan kabinet sementara dalam beberapa hari mendatang.
Dia juga berjanji akan meluncurkan penyelidikan terhadap pembunuhan para pengunjuk rasa.