Maria Elisa Hospita
28 Oktober 2019•Update: 29 Oktober 2019
Shukri Hussein
SHABWAH, Yaman
Dua menteri Yaman selamat dari upaya pembunuhan di selatan Provinsi Shabwah pada Senin.
Pasukan keamanan menangkap dua pria yang tengah berupaya menanam alat peledak di dekat kediaman Menteri Dalam Negeri Ahmed al-Maisari dan Menteri Transportasi Saleh al-Jabwani di ibu kota provinsi itu, Ateq.
Hingga saat ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas upaya serangan tersebut.
Kedua menteri tiba di Ateq sejak pekan lalu untuk pertemuan dengan para pejabat setempat.
Pada Sabtu, al-Maisari mengkritik Uni Emirat Arab (UEA) - anggota koalisi pimpinan Saudi yang memerangi pemberontak Houthi - selama pertemuan dengan para pejabat di Ateq.
Ketegangan memuncak antara pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi dan UEA di tengah tuduhan bahwa Abu Dhabi mendukung gerakan separatis di Yaman Selatan.
Pada Agustus, sejumlah orang tewas dalam bentrokan antara pasukan Yaman dan Pasukan Sabuk Keamanan yang didukung UEA di selatan Kota Aden.
Dalam upaya untuk meredakan ketegangan, koalisi yang dipimpin Saudi mengerahkan pasukannya ke Aden di bawah komando Saudi.
Pasukan koalisi di Aden berada di bawah komando UEA sejak Riyadh dan sekutunya memulai kampanye udara besar-besaran pada 2015 melawan pemberontak Houthi yang didukung Iran.
* Ahmed Asmar turut melaporkan dari Ankara