Rıskı Ramadhan
18 Mei 2018•Update: 19 Mei 2018
Tayfun Salci
LONDON
Mantan mata-mata Rusia yang dirawat akibat serangan gas saraf di Inggris, Sergei Skripal keluar dari rumah sakit, menurut pernyataan Sistem Kesehatan Nasional Inggris pada Jumat.
Sergei Skripal dan putrinya Yulia Skripal ditemukan tidak sadarkan diri di kota Salisbury di Inggris pada 4 Maret lalu.
Inggris mengumumkan bahwa zat kimia yang digunakan dalam serangan racun terhadap Skripal diproduksi oleh Rusia, bersifat militer dan menghancurkan sistem saraf. Inggris menyatakan bahwa zat itu berasal dari kelompok senjata kimia "Novichok" yang dikembangkan oleh Uni Soviet pada tahun 1970-an dan 1980-an.
Inggris dan beberapa negara mengusir sejumlah diplomat Rusia pasca insiden peracunan Skripal. Rusia membalas pengusiran tersebut dengan langkah yang sama, mengusir diplomat negara-negara yang mengusir diplomatnya.
Putri Sergei, Yulia Skripal sebelumnya sudah diizinkan untuk keluar dari rumah sakit pada 9 April.