Maria Elisa Hospita
06 Desember 2019•Update: 09 Desember 2019
Agnes Szucs
BRUSSEL
Uni Eropa akan mengucurkan dana sebesar EUR297 juta (USD329 juta) untuk mengakomodasi para pengungsi Suriah di Yordania dan Lebanon.
Menurut Komisi Eropa, paket bantuan itu bertujuan meningkatkan layanan kesehatan, memperbaiki kondisi kehidupan para pengungsi Suriah, serta menciptakan peluang kerja baru dan perlindungan sosial.
Dana itu akan disalurkan oleh EU Regional Trust Fund in Response to the Syrian Crisis yang berdiri sejak 2014.
Badan itu bertugas menangani krisis kemanusiaan sebagai dampak dari perang Suriah.
UE telah sepakat memperpanjang mandat dana bantuan hingga 2023.
"Dana ini adalah bantuan vital bagi para pengungsi sekaligus negara-negara yang menampung mereka," kata Oliver Varhelyi, komisioner Uni Eropa untuk lingkungan dan perluasan.
Sebagian besar dana bantuan (EUR70 juta) akan disalurkan untuk mendukung layanan kesehatan di Lebanon, EUR48 juta untuk meningkatkan layanan air publik dan penanganan limbah, dan EUR45 juta akan digunakan untuk memperbaiki perekonomian Lebanon.
Sementara itu, Yordania menerima EUR59 juta untuk program pelatihan dan menciptakan peluang kerja bagi para pengungsi Suriah, dan EUR39 juta untuk memperbaiki sistem pengelolaan limbah.
Kedua negara juga akan mendapat hibah EUR36 juta untuk membantu pengungsi Palestina dari Suriah.