Ayhan Simsek
12 Januari 2022•Update: 13 Januari 2022
Hampir 1.800 orang dapat vaksin Covid-19 kadaluwarsa di Jerman
Pusat vaksinasi di Jerman mengatakan vaksin yang kadaluarsa diberikan karena kekeliruan petugas, dan mereka mengklaim tidak ada risiko kesehatan bagi mereka yang terlanjur divaksinasi
BERLIN (AA) - Hampir 1.800 orang di tenggara Jerman menerima dosis vaksin Covid-19 yang sudah kadaluwarsa pekan lalu, kata pihak berwenang pada Selasa.
Sebuah pusat vaksinasi di kota Bavaria, Ebersberg, memberikan dosis BionTech/Pfizer yang kadaluwarsa antara 4 dan 6 Januari, kata departemen kesehatan setempat dalam sebuah pernyataan.
Setidaknya 1.800 orang disuntik dengan dosis yang sudah kedaluwarsa pada 31 Desember, dan pihak berwenang sudah memberi tahu semua yang terkena dampak.
Tempat vaksinasi itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tidak ada risiko kesehatan dari dosis kedaluwarsa, dan menawarkan tes antibodi gratis kepada individu yang menjadi korban untuk menentukan apakah mereka memerlukan dosis baru untuk perlindungan yang pasti.
TRESEC, perusahaan yang menjalankan tempat vaksinasi, telah mengumumkan bahwa mereka memecat dua staf yang tidak mengikuti pedoman dan instruksi keselamatan saat mempersiapkan vaksin untuk otoritas.