Maria Elisa Hospita
23 Juli 2019•Update: 23 Juli 2019
Elena Teslova
MOSKOW
India telah meminta Rusia untuk memodernisasi armada Sukhoi atau Su-30MKI.
”Kami sangat senang dengan pembaharuan MiG-21, MiG-27 dan MiG-29 yang saat ini telah dilengkapi dengan senjata dan avionik modern. Dalam latihan baru-baru ini kami mencobanya dan sangat puas dengan hasilnya,” kata Kepala Angkatan Udara India (IAF) Marshal B S Dhanoa saat diwawancarai harian militer Rusia Krasnay Zvezda.
Menyusul keberhasilan modernisasi MiG, India meminta proposal untuk modernisasi Su-30MKI.
India telah mengoperasikan Su-30MKI buatan Rusia selama lebih dari 20 tahun terakhir.
Kepala IAF juga mengatakan bahwa negaranya siap untuk membahas produksi senjata Rusia di India yang menurutnya menghemat waktu dan memperpendek siklus manufaktur.
Dikenal sebagai Flanker-H di negara-negara NATO, India membeli jet Su-30MKI tahap pertama pada 1996 dengan biaya USD1,462 miliar.
Sejak itu, Hindustan Aeronautics Limited (HAL) India telah memproduksi 249 pesawat semacam itu di bawah lisensi.
Pada 2017, India telah menyelesaikan proposal senilai USD435 juta untuk melengkapi pesawat dengan sistem pengintaian baru.
IAF menggambarkan Su-30MKI sebagai pejuang dominasi udara karena jangkauannya yang luas, kecepatan, daya tembak, dan kemampuan manuver yang super.