Rhany Chairunissa Rufinaldo
15 Oktober 2018•Update: 17 Oktober 2018
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Pemerintah Inggris, Prancis, dan Jerman langsung mengajukan banding pada Minggu ke Arab Saudi untuk memberikan tanggapan yang lengkap dan terperinci soal hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi.
"Membela kebebasan berekspresi dan pers bebas dan memastikan perlindungan jurnalis adalah prioritas utama bagi Jerman, Inggris dan Prancis," kata pernyataan bersama oleh para menteri luar negeri negara-negara tersebut.
"Dalam semangat ini, hilangnya wartawan Saudi Jamal Khashoggi, yang keluarganya telah kehilangan kontak dengannya sejak 2 Oktober, harus diperjelas," kata Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian, dan Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas.
Pernyataan bersama itu disampaikan sehari sebelum pertemuan Dewan Urusan Luar Negeri Uni Eropa di Luksemburg.
Menggarisbawahi keprihatinan bersama yang juga diungkapkan oleh pihak-pihak lain, termasuk kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, pernyataan itu mengatakan bahwa mereka memperlakukan insiden ini dengan sangat serius.
"Perlu ada penyelidikan yang kredibel untuk menetapkan kebenaran tentang apa yang terjadi dan - jika relevan - untuk mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab atas hilangnya Jamal Khashoggi serta memastikan bahwa mereka dimintai pertanggungjawaban," katanya.
"Kami mendorong upaya bersama Saudi-Turki dalam hal itu dan mengharapkan Pemerintah Arab Saudi untuk memberikan respon yang lengkap dan terperinci," ungkap pernyataan itu.
"Kami telah menyampaikan pesan ini secara langsung kepada pihak berwenang Arab Saudi," tambahnya.
Khashoggi, seorang jurnalis terkemuka, telah hilang sejak dia memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.
Pada hari yang sama ketika Khashogi memasuki konsulat, 15 warga Saudi, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan dua pesawat dan mengunjungi konsulat, menurut sumber-sumber kepolisian.
Semua individu yang diidentifikasi tersebut telah meninggalkan Turki.
Otoritas Arab Saudi belum memberikan penjelasan yang jelas tentang nasib Khashoggi, sementara beberapa negara - terutama Turki, AS, dan Inggris - menekan agar kasus itu diselesaikan sesegera mungkin.
Berbicara pada Sabtu di London, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan "Arab Saudi harus bekerja sama dengan memberikan akses kepada konsulat jenderal dan para ahli Turki."
Mengatakan bahwa kerja sama sejauh ini telah gagal mencapai apa yang seharusnya dicapai, dia menambahkan "agar semuanya menjadi jelas, itu yang ingin kami lihat."