Muhammad Abdullah Azzam
19 September 2020•Update: 21 September 2020
Syed Zafar Mehdi
TEHERAN
Mengulangi komitmen untuk melakukan operasi bersama terhadap kelompok teroris di sepanjang perbatasan Iran-Turki, Iran pada Jumat mengatakan tidak akan membiarkan satupun kelompok teroris menyabotase hubungan Teheran-Ankara.
Wakil Menteri Dalam Negeri Iran untuk Urusan Keamanan Hossein Zolfaghari dalam percakapan telepon dengan sejawatnya dari Turki Muhterem Ince mengatakan kedua negara perlu meningkatkan kerja sama untuk melawan ancaman yang ditimbulkan terhadap kedua negara oleh kelompok teror regional, ungkap pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri Iran.
Kedua belah pihak, meninjau perkembangan terbaru di kawasan serta menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperkuat keamanan di sepanjang perbatasan bersama.
Dalam percakapan itu, Menlu Iran mengatakan kerja sama antara Teheran dan Ankara bertujuan untuk menggagalkan plot kelompok teroris yang membahayakan keamanan kedua negara.
Zolfaghari meyakinkan sejawatnya dari Turki tentang "keseriusan" Iran dalam memerangi "terorisme, kejahatan terorganisir, penyelundupan senjata, dan perdagangan manusia," kata pernyataan itu.
Pejabat Turki Ince juga menghargai partisipasi Iran dalam operasi militer bersama melawan kelompok teroris, dan menyatakan keyakinannya bahwa upaya yang dilakukan untuk mengganggu hubungan antara Teheran dan Ankara akan digagalkan.
Iran dan Turki, sebagai dua tetangga yang bersahabat, memiliki wilayah perbatasan 500 kilometer yang sebagian besar melewati daerah pegunungan yang dianggap tidak stabil.
Awal bulan ini, pada pertemuan Dewan Kerja Sama Tingkat Tinggi Turki-Iran ke-6, yang diketuai oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Iran Hassan Rouhani, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan "operasi bersama" melawan PKK dan PJAK.
Kedua belah pihak membahas ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok teror ini terhadap keamanan kedua negara dan menekankan pentingnya memanfaatkan mekanisme kerja sama yang ada untuk melawan mereka.
Pernyataan bersama itu penting karena ini pertama kalinya Iran secara resmi mengumumkan koordinasinya dengan Turki dalam memerangi kelompok teroris.
Sementara itu, kedua menteri itu juga membahas hubungan bilateral antara Teheran dan Ankara dan sepakat untuk melanjutkan penerbangan langsung antar dua pihak, dan memfasilitasi transportasi pedagang dari kedua belah pihak.
Duta Besar Iran untuk Turki Mohammad Farazmand pada Jumat bertemu dengan Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki Adil Karaismailoglu untuk membahas kerja sama di bidang transportasi.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pejabat juga membahas dimulainya kembali penerbangan komersial dalam waktu dekat dengan kepatuhan penuh terhadap protokol Covid-19.