15 Januari 2019•Update: 16 Januari 2019
Muhammet Kursun
TEHRAN
Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif pada Senin mengatakan Teheran dapat membatalkan persyaratan visa bagi warga Irak guna memperkuat hubungan antara kedua negara, lansir media pemerintah Iran.
Saat menghadiri pameran dagang di Baghdad, Zarif menekankan perlunya peningkatan kerja sama bilateral antara negara-negara di kawasan tersebut.
"Hubungan terbatas kita dengan Irak tak dapat diterima," katanya.
"Seiring dengan pembatalan persyaratan visa untuk warga negara Irak, kami juga siap untuk membangun zona industri di perbatasan [dengan Irak] dengan tujuan mempromosikan kerja sama ekonomi yang lebih besar," tambah Zarif.
Zarif menggambarkan kerja sama ekonomi dan pembangunan sebagai pilar keamanan regional.
"Di wilayah yang kuat dan aman, negara-negara di kawasan akan menyambut baik pembangunan dan kemakmuran negara tetangga," kata dia.
Pada hari pertama kunjungan empat hari ke Baghdad, Zarif bertemu dengan pejabat tinggi Irak, termasuk Perdana Menteri Adil Abdul-Mahdi, Ketua Parlemen Mohamed al-Halbousi, dan Menlu Irak Mohamed Ali Alhakim.
Selama tiga hari mendatang, Zarif akan mengunjungi beberapa kota Irak lainnya, termasuk Erbil, Sulaymaniyah, dan Karbala.