Maria Elisa Hospita
26 Februari 2020•Update: 27 Februari 2020
Ahmet Dursun, Bilal Guler
ANKARA
Polisi Iran menyita lebih dari 5,5 juta masker yang diperjualbelikan secara ilegal di Teheran.
Kepala Departemen Keamanan Iran Huseyin Rahimi mengungkapkan sejumlah masker tidak memenuhi standar kesehatan.
"Masker yang dirazia dalam beberapa hari terakhir akan dikirim ke fasilitas-fasilitas medis untuk didistribusikan ke publik," kata Rahimi seperti dikutip oleh kantor berita IRNA.
Tiga tersangka - yang diduga terlibat dalam produksi masker ilegal - telah ditangkap.
Selain itu, tiga pabrik yang memproduksi masker di bawah standar ditutup paksa.
Pada Selasa, Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi mengumumkan bahwa dia dinyatakan positif mengidap virus korona.
Sejauh ini, Iran melaporkan 15 kematian dan 95 kasus Covid-19.
Virus korona, yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, telah merenggut 2.717 nyawa di China.
Virus tersebut telah menyebar ke lebih dari 30 negara lain termasuk Amerika Serikat, Korea Selatan, Singapura, Italia, Rusia, India, dan Iran.
Bulan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan wabah itu sebagai darurat kesehatan global.
*Ditulis oleh Burak Dag