Muhammad Abdullah Azzam
30 Januari 2019•Update: 31 Januari 2019
Muhammet Kurşun
TEHRAN
Perdana Menteri Suriah Imad Khamis dan Wakil Presiden Pertama Iran Eshaq Jahangiri menandatangai 11 bidang kerja sama bilateral selama kunjungan wakil presiden Iran itu ke Damaskus, Suriah, lapor media pemerintah Iran pada Selasa.
Kedua pihak menandatangani 11 perjanjian kerja sama di berbagai bidang seperti perekonomian, budaya, perdagangan, energi, infrastruktur dan rekonstruksi perumahan.
Jahangiri beserta delegasi dari Iran mengunjungi Damaskus kemarin, guna melakukan pembicaraan hubungan bilateral dengan delegasi Suriah di bawah pimpinan Imad Khamis.
"Kita bisa menjadi mitra terpercaya dalam mendirikan pembangkit listrik di Suriah,” tutur Jahangiri dalam pertemuan tersebut.
Jahangiri menuturkan kedua negara dapat menyepakati pembangunan kereta api bersama yang akan menghubungkan kedua negara dan menyatukan Teluk Persia dan laut Mediterania.
Imad Khamis mengungkapkan pemimpin rezim Suriah Bashar al-Assad juga menekankan bahwa perusahaan-perusahaan Iran akan diprioritaskan beroperasi di negara tersebut.
"Perusahaan Iran akan diprioritaskan dalam proyek-proyek rekonstruksi di Suriah,” lanjut dia.
“Kami membutuhkan pengembangan pembangkit listrik dengan kapasitas tahunan 500 hingga 800 megawatt, Iran dapat memainkan peran penting di bidang ini," ungkap Khamis.