Muhammad Abdullah Azzam
27 September 2018•Update: 27 September 2018
Qays Abu Samra, Hamdi Yıldız
NABLUS
Puluhan warga Palestina terluka akibat intervensi Tentara Israel yang datang untuk melindungi pemukim Yahudi yang sedang berkumpul di makam Nabi Yusuf, di kota Nablus, Tepi Barat.
Menurut informasi yang dikumpulkan Anadolu Agency dari Departemen Kesehatan Palestina, sebanyak 20 warga Palestina pada Kamis terluka akibat terkena serangan tentara Israel di Tepi Barat yang diduduki.
Para korban luka akibat peluru plastik dan peluru tajam telah dipindahkan ke rumah sakit Rifidiah di kota tersebut. Dua di antaranya adalah wartawan.
Selain itu, puluhan warga Palestina lainnya terkena dampak gas air mata yang ditembakkan oleh tentara Israel terhadap kerumunan warga.
Menurut informasi yang didapatkan dari para saksi mata, peristiwa kericuhan tersebut berawal saat tentara Israel mendatangi makam Nabi Yusuf untuk melindungi para pemukim Yahudi yang akan melakukan upacara ritual di sana.
Situs keagamaan itu, yang disebut Yahudi sebagai "Makam Yusuf", telah lama menjadi pemantik kekerasan.
Umat Yahudi percaya itu adalah tempat pemakaman Nabi Yusuf dalam Alkitab, namun umat Muslim mengatakan itu adalah makam seorang ulama Islam - Sheikh Yussef Dawiqat - dari dua abad lalu.
Makam Nabi Yusuf, merupakan kawasan yang disucikan, baik Muslim, Yahudi, Kristen. Militer Israel melarang Muslim untuk beribadah di kawasan tersebut, sementara membolehkan orang-orang Yahudi mengunjunginya. Orang-orang Yahudi ultra-ortodoks dan nasionalis secara teratur mengunjungi kawasan tersebut meski tanpa persetujuan.