Maria Elisa Hospita
12 Januari 2018•Update: 13 Januari 2018
YERUSALEM
Otoritas Israel pada Kamis menyetujui rencana pembangunan ratusan unit rumah baru untuk pemukim Yahudi di Tepi Barat.
"Lebih dari 200 rumah di permukiman Oranit dan 50 lebih di permukiman Petzael di Lembah Yordan akan dibangun," tulis harian Israel Haaretz.
Menurut surat kabar tersebut, unit perumahan tambahan akan dibangun di permukiman Ariel dan Alfei Menashe, yang keduanya terletak di utara Tepi Barat.
Selain itu, rencana pembangunan "ratusan" unit rumah tambahan di permukiman Kfar Adumim dan Givat Zeev juga telah disetujui.
Awal pekan ini, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman berjanji untuk menyetujui pembangunan sekitar 2.500 unit rumah baru di Tepi Barat.
Menurut kelompok anti-permukiman Israel Peace Now, pada 2017 otoritas Israel menyetujui pembangunan 6.742 unit perumahan baru di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, yang merupakan jumlah tertinggi sejak 2013.
Saat ini sekitar 500.000 warga Israel tinggal di lebih dari 100 permukiman khusus Yahudi yang dibangun sejak pendudukan Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur pada 1967.
Sementara itu, hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai "wilayah pendudukan" dan menganggap semua aktivitas pembangunan permukiman Yahudi di atas tanah itu ilegal.