Muhammad Abdullah Azzam
10 Januari 2020•Update: 11 Januari 2020
Barış Seçkin
ROMA
Menteri Luar Negeri Italia Luigi Di Maio tidak menandatangani deklarasi pada akhir pertemuan menteri luar negeri dari Mesir, Prancis, Italia, Yunani, dan Siprus Yunani terkait Libya di Mesir, lapor media Italia.
Menlu Italia menganggap isi deklarasi pertemuan lima negara itu "sangat tidak stabil" sehingga dia enggan menandatanganinya, lanjut laporan dari media Italia.
Menurut laporan harian-harian Italia, Di Maio meminta menteri yang hadir dalam pertemuan itu melunakkan sikap keras terhadap Turki dan Perdana Menteri Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) Libya Fayez al-Sarraj.
Di Maio menekankan semua pihak untuk ikut berdialog serta patuh pada proses Berlin karena proses itu tidak boleh dikesampingkan.
Sementara itu, dalam sebuah pernyataan terkait pertemuan itu, Kemenlu Italia mengatakan pihaknya menentang segala bentuk intervensi asing.
Otoritas Italia mengatakan gencatan senjata harus dilakukan sesegera mungkin dan waktu konferensi Berlin harus ditetapkan.
Di sisi lain, Luigi Di Maio tidak menghadiri konferensi pers bersama yang diadakan setelah pertemuan tersebut.