Ayhan Simsek
10 November 2018•Update: 11 November 2018
Ayhan Simsek
BERLIN
Jerman telah memperbarui seruannya agar Arab Saudi sesegera mungkin menyelesaikan investigasi pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
Berbicara dalam konferensi pers di Berlin, Jumat, juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Adebahr mengatakan bahwa ada banyak pertanyaan yang tidak terjawab.
“Sebagaimana Menteri Luar Negeri Heiko Maas secara eksplisit mengatakan pada awal pekan ini, kami menuntut klarifikasi penuh atas indisden itu,” kata dia.
“Kami akan melanjutkan upaya kami untuk meninjau ini,” dia menambahkan.
Khashoggi, warga negara Saudi sekaligus kolumnis The Washington Post, terbunuh pada 2 Oktober di Konsulat Saudi di Istanbul.
Setelah beberapa pekan menyangkan keterlibatan, kerajaan mengakui bahwa Khashoggi telah dibunuh di konsulat namun mengklaim bahwa keluarga kerajaan Saudi tidak mengetahui pembunuhan terencana ini.
Sejauh ini, 18 orang termasuk petugas keamanan, ditangkap di Arab Saudi terkait dengan pembunuhan ini.
Pekan lalu, jaksa Turki mengumumkan temuan awal yang menyebutkan Khashoggi dicekik hingga tewas dalam pembunuhan terencana tak lama setelah dia memasuki konsulat.
Kantor Jaksa Penuntut Umum Istanbul mengatakan bahwa jasad Khashoggi dibuang setelah dimutilasi.
Otoritas Saudi sejauh ini mengklaim bahwa mereka tidak mengetahui keberadaan jasad Khashoggi.