Rhany Chairunissa Rufinaldo
02 Juli 2019•Update: 03 Juli 2019
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Utusan Amerika Serikat untuk perdamaian Afghanistan pada Selasa mengucapkan terima kasih kepada Jerman dan Qatar karena setuju untuk menjadi tuan rumah Konferensi Dialog intra-Afghanistan 7-8 Juli mendatang.
Zalmay Khalilzad, Perwakilan Khusus AS untuk Rekonsiliasi Afghanistan, menyampaikan ucapan itu dalam serangkaian cuitan di media sosial menyusul perundingan putaran ketujuh dengan Taliban di ibu kota Qatar, Doha.
Khalilzad mengatakan dialog ini merupakan elemen penting dari "kerangka kerja perdamaian empat bagian" dan langkah penting dalam memajukan proses perdamaian.
"Saling menerima, mencari konsensus dan menyetujui untuk menyelesaikan perbedaan politik tanpa paksaan adalah apa yang dibutuhkan untuk belajar dari tragedi 40 tahun terakhir. Saya berharap para peserta berhasil," cuit diplomat Amerika kelahiran Afghanistan itu.
Ada sinyal beragam dari para pejabat di Kabul dan Taliban mengenai apa yang disebut sebagai konferensi intra-Afghanistan.
Gerilyawan menggambarkannya sebagai negosiasi yang diusulkan dengan politisi yang tidak mewakili pemerintahan Kabul, sementara para pejabat bersikeras inisiatif ini dipimpin dan dimiliki oleh pemerintah Afghanistan dalam kerja sama erat dengan mitra internasional.
Setelah kunjungan Menteri Luar Negeri Salahuddin Rabbani ke Berlin baru-baru ini, Sebghatullah Ahmadi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan, mengatakan awal pekan ini pembicaraan damai telah memasuki tahap kritis dan Jerman akan segera memfasilitasi perundingan penting itu.
Namun, Suhail Shaheen, juru bicara kantor Taliban di Qatar, mengatakan pada Selasa bahwa pembicaraan dengan pemerintah Afghanistan tidak akan dilakukan.
Dalam sebuah tulisan di media sosial, dia mengatakan pembicaraan dengan pihak Afghanistan akan diadakan setelah jadwal penarikan pasukan asing disepakati di hadapan para pengamat internasional.