Maria Elisa Hospita
27 Maret 2019•Update: 28 Maret 2019
Ayhan Simsek
BERLIN
Jaksa penuntut Jerman memulai penyelidikan dugaan suap dari penjualan kapal selam bertenaga nuklir ke Israel dalam kesepakatan senilai EUR1,5 miliar.
Juru bicara kantor kejaksaan Bochum mengungkapkan kepada kantor berita DPA bahwa mereka menginvestigasi sejumlah orang menyusul laporan terbaru media Israel tentang kasus korupsi yang sedang berlangsung.
Pada 2017, pemerintah Jerman menyetujui pembelian tiga kapal selam dari ThyssenKrupp Marine Systems.
Pengacara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, David Shimron, yang juga bekerja sebagai penasihat untuk representatif ThyssenKrupp untuk Israel, diduga melakukan penipuan dan penyuapan pada November.
Netanyahu adalah pendukung kuat kesepakatan kapal selam tersebut.