Maria Elisa Hospita
09 Agustus 2018•Update: 10 Agustus 2018
Erbil Basay
BERLIN
Jerman telah mencapai kesepakatan dengan Spanyol untuk mengirim kembali para migran yang ditangkap di perbatasan Jerman.
Dalam sebuah konferensi pers di Berlin pada Rabu, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman Eleonore Petermann mengatakan bahwa perjanjian itu mencakup kelompok migran yang sebelumnya terdaftar di Spanyol dan tertangkap di perbatasan Jerman.
Menurut perjanjian yang akan mulai berlaku pada Sabtu, para migran di perbatasan Jerman akan dikirim kembali ke Spanyol dalam 48 jam.
Petermann menekankan bahwa Spanyol tidak meminta imbalan apapun.
Dia juga mengatakan Kanselir Jerman Angela Merkel akan mengunjungi Spanyol pada 11-12 Agustus untuk menemui Perdana Menteri Pedro Sanchez.
Jerman telah menggelar perundingan serupa dengan Yunani dan Italia di mana sejumlah besar migran berbondong-bondong menuju negara itu.
Merkel telah berada di bawah tekanan dalam menangani masalah pengungsi. Baru-baru ini dia menyetujui langkah-langkah penanganan yang lebih tegas, setelah mitra koalisinya pemimpin CSU dan Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer mengancam akan mengundurkan diri dari pemerintahan.
Selama tiga tahun terakhir, Jerman menampung lebih dari satu juta pengungsi, sebagian besar dari Suriah dan Irak.
Keputusan Merkel pada tahun 2015 untuk membuka pintu bagi para pengungsi yang melarikan diri dari konflik dan kekerasan telah dikritik oleh kelompok konservatif dan dieksploitasi oleh partai-partai populisme sayap kanan.