Rhany Chairunissa Rufinaldo
20 April 2020•Update: 20 April 2020
Jeyhun Aliyev, Burak Dag
ANKARA
Turki pada Minggu mengonfirmasi bahwa 127 orang meninggal dunia akibat Covid-19 selama 24 jam terakhir, sehingga total kematian di negara itu menjadi 2.017 jiwa.
"Jumlah total kasus positif Covid-19 melonjak menjadi 86.306 orang, setelah 4.801 kasus baru dinyatakan positif," kata Menteri Kesehatan Fahrettin Koca, melalui Twitter.
"Perawatan yang kami lakukan dengan tindakan kami [untuk mencegah penyebaran virus korona] membuahkan hasil," tambah dia.
Sejauh ini, total 11.976 pasien dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan dari rumah sakit.
Dia juga mengatakan bahwa 35.344 tes dilakukan selama satu hari terakhir, dengan jumlah keseluruhan tes mencapai 634.277.
"Percaya pada pasukan kesehatan kita dan kekuatan sistem perawatan kesehatan kita. Jangan biarkan kewaspadaan Anda turun," kata Koca.
Menurut laporan itu, Turki saat ini merawat 1.922 pasien di unit perawatan intensif.
"Seiring meningkatkan potensi pengujian harian kami, perilaku bertanggung jawab Anda juga akan mengurangi jumlah kasus baru," tambah sang menteri.
Sejak pertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember lalu, virus korona telah menyebar ke setidaknya 185 negara dan wilayah.
Menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University Amerika Serikat, lebih dari 2,4 juta kasus telah dilaporkan di seluruh dunia sejak Desember lalu, dengan angka kematian lebih dari 165.000 dan lebih dari 616.000 dinyatakan sembuh.