Muhammad Abdullah Azzam
23 Juli 2018•Update: 24 Juli 2018
Seyit Aydogan
OTTAWA
Pemerintah Kanada memberikan izin tinggal kepada 50 anggota pasukan keamanan sipil White Helmets beserta anggota keluarganya yang telah memberikan bantuan kepada korban krisis kemanusiaan di Suriah.
Menurut pernyataan Kementrian Luar Negeri Kanada, pihaknya akan terus memberikan dukungan pada kelompok White Helmets yang telah mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa bantuan kesehatan dan pangan kepada para korban perang di Suriah.
Menurut informasi dari Kementerian Luar Negeri, tim White Helmets sempat terjebak ketika melakukan operasi pengiriman bantuan kemanusiaan di Daraa.
White Helmets berhasil menyelamatkan 422 korban, termasuk anggota keluarga mereka, hingga memindahkannya ke Yordania
Dalam operasi penyelamatan yang turut diikuti pihak Inggris, Prancis, Jerman, Belanda dan Kanada tersebut, 98 dari 422 korban yang berhasil diselamatkan di Suriah merupakan relawan anggota tim White Helmets.
Sebanyak 50 dari 98 relawan yang berhasil diselamatkan beserta para anggota keluarganya akan direlokasi ke Kanada
Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland mengatakan, “Tim White Helmets telah mempertaruhkan nyawa untuk menolong warga Suriah yang menjadi sasaran kekerasan. “
Freeland mengatakan, para pasukan keamanan sipil White Helmets telah menyaksikan kekejaman yang dilakukan rezim Assad.
Kanada bekerja sama dengan Inggris dan Jerman berusaha untuk menjamin keamanan bagi para anggota White Helmets dan keluarga mereka.
White Helmets merupakan sebuah badan pertahanan sipil mulai dikenal pada tahun 2011.
White Helmets memiliki lebih dari 100 markas di berbagai kota di Suriah.
Lebih dari 3.000 sukarelawan di White Helmet, tanpa senjata, bekerja untuk menyelamatkan para korban tewas dan luka-luka.
Film dokumenter tentang grup ini yang berjudul ‘The White Helmets’ memenangkan penghargaan Oscar tahun lalu dengan nominasi film dokumenter pendek terbaik.