Astudestra Ajengrastrı
30 Agustus 2018•Update: 31 Agustus 2018
Barry Ellsworth
TRENTON, Kanada
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Rabu, berkata meskipun perjanjian perdagangan baru dengan AS dan Meksiko bisa dicapai pada Jumat, Kanada tidak akan menandatanganinya bila tak memenuhi kepentingan terbaik negaranya.
Tenggat waktu Jumat untuk menyelesaikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) ditetapkan oleh Presiden AS Donald Trump setelah AS mencapai kesepakatan dengan Meksiko pada Senin.
Ini memberi tekanan pada Kanada, pihak ketiga dalam perjanjian NAFTA yang asli, untuk turut serta dalam perjanjian ini atau keluar. Namun Trudeau tidak memperlihatkan berada di bawah tekanan.
"Kami sadar ada kemungkinan kesepakatan ini bisa dicapai sebelum Jumat, namun ini hanya kemungkinan, karena pada akhirnya kami bergantung pada apakah kesepakatan ini baik untuk Kanada," ujar dia, berbicara kepada media di Kanada.
"Tidak ada perjanjian NAFTA lebih baik dibandingkan perjanjian NAFTA yang buruk."
Salah satu masalah utama adalah industri produk susu. Trump ingin Kanada menghapus sistem manajemen yang menggunakan tarif untuk mengontrol harga dan pasokan produk susu, yang bisa melindungi petani Kanada dari produk impor dengan harga lebih murah.
Ini akan membuka jalan untuk akses bebas-tarif ke pasar Kanada untuk produk susu dan unggas dari Amerika yang jumlahnya jauh lebih besar.
Trudeau dalam beberapa kesempatan telah menyatakan akan membela sistem manajemen pasokan mereka.
Tak lama setelah pernyataan Trudeau pada Rabu lalu, Trump membahas soal proses negosiasi ini.
Kanada "ingin ambil bagian dalam kesepakatan ini, dan kami memberi mereka waktu sampai Jumat, dan saya rasa kami berada di jalur yang tepat," kata dia. "Kita lihat apa yang akan terjadi nanti."