Rhany Chairunissa Rufinaldo
24 Juni 2020•Update: 24 Juni 2020
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Lebih dari separuh negara bagian di Amerika Serikat mengalami peningkatan besar dalam kasus Covid-19 setelah semakin banyak negara bagian dibuka kembali setelah pembatasan dicabut.
Menurut surat kabar USA Today, hampir 30 negara bagian termasuk Arizona, Florida dan Texas melaporkan lebih banyak kasus baru, sementara para pejabat terus memperingatkan masyarakat untuk mematuhi aturan jarak sosial di depan umum.
Hingga Selasa, tujuh negara bagian - New York, California, New Jersey, Illinois, Texas, Massachusetts dan Florida - telah melaporkan lebih dari 100.000 kasus.
New York melaporkan hampir 390.000 kasus, California 185.000, New Jersey 169.000, Illinois 137.000, Texas 118.000, Massachusetts 107.000 dan Florida 103.000.
Dari semua negara bagian, New York, yang menderita pukulan terberat sejak awal Maret, terus melaporkan kasus dan kematian dengan jumlah yang lebih kecil, namun Arizona melaporkan peningkatan jumlah kasus.
Menurut Departemen Pelayanan Kesehatan Arizona, negara bagian itu mencatat 3.591 kasus dan 42 kematian akibat Covid-19 pada Selasa. Total kasus di negara bagian itu hingga saat ini mencapai 58.179.
Jumlah kasus baru terus menurun di sejumlah negara bagian termasuk Maine, New Hemisphere, Vermont, Pennsylvania, Connecticut, Maryland, Virginia, Washington, DC, North Dakota, Louisiana dan Alabama.
Sebelumnya pada hari yang sama, Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, mengonfirmasi lonjakan kasus yang terjadi di Florida, Texas, Arizona dan negara-negara lain.
"Beberapa minggu ke depan akan menjadi kritis dalam kemampuan kita untuk mengatasi lonjakan," tegas dia.
Selama periode antara akhir Maret dan awal April, jutaan warga Amerika terpaksa tinggal di rumah untuk membendung penyebaran pandemi Covid-19, yang telah menginfeksi lebih dari 2,3 juta orang di seluruh penjuru negeri.
Pejabat kesehatan telah berulang kali memperingatkan bahwa pembukaan kembali di negara-negara bagian akan meningkatkan jumlah kasus.
Pada Selasa, berbicara pada pertemuan dewan editorial USA Today, Direktur Institut Kesehatan Nasional Dr. Francis Collins mengatakan sejumlah masyarakat terus melakukan karantina mandiri dan tidak bepergian di tengah virus.
"Itu memang mendatangkan konsekuensi tertentu, dan khususnya bagi orang-orang yang memiliki kerentanan lebih besar karena usia atau penyakit kronis, saya akan berpikir bahwa ini harus ditanggapi dengan sangat serius," kata Collins.
Menurut data dari Johns Hopkins University, Hawaii, Alaska, Montana dan Wyoming termasuk di antara negara-negara bagian yang melaporkan jumlah kasus yang relatif sedikit.
Montana, misalnya, mencatat 743 kasus dan 21 kematian.
Presiden Donald Trump mengatakan peningkatan jumlah adalah hasil bertambahnya jumlah tes yang dilakukan terhadap masyarakat.
Virus korona baru, Covid-19, telah membunuh lebih dari 121.000 orang di Amerika Serikat.