Muhammad Abdullah Azzam
24 Juni 2020•Update: 24 Juni 2020
Erdogan Cagatay Zontur
ANKARA
Kelompok teroris YPG/PKK pada Selasa membunuh lima warga sipil tak berdosa dengan serangan bom di Suriah utara, kata Kementerian Pertahanan Nasional Turki.
"Organisasi teroris YPG/PKK terus menyerang warga Suriah yang tidak bersalah," kata kementerian itu di Twitter, menambahkan bahwa serangan tersebut juga melukai 12 warga sipil.
Serangan bom mematikan itu terjadi di kota Tal Halaf, bagian dari zona Operasi Mata Air Perdamaian Turki, tepat di selatan perbatasan Turki dengan Suriah.
"Organisasi teroris PKK/YPG juga melakukan 62 serangan dari Tel Rifaat di wilayah Operasi Perisai Eufrat dan Operasi Ranting Zaitun dalam sebulan terakhir, dan 10 teroris PKK/YPG di sana telah dilumpuhkan," kata kementerian itu.
Otoritas Turki sering menggunakan kata "melumpuhkan" untuk menyiratkan teroris dalam pertanyaan menyerah, tewas atau ditangkap.
Sejak 2016, Turki telah meluncurkan tiga operasi anti-teroris di kawasan perbatasannya dengan Suriah utara, yaitu Operasi Perisai Eufrat (2016), Operasi Ranting Zaitun (2018) dan Operasi Mata Air Perdamaian (2019).
Operasi diluncurkan untuk mencegah pembentukan koridor teror dan menciptakan suasana damai bagi penduduk lokal.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa- telah bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.