Megiza Soeharto Asmail
02 Februari 2018•Update: 02 Februari 2018
ANKARA
Setidaknya 774 warga sipil tewas sepanjang bulan Januari dalam bentrokan dan serangan yang dilakukan oleh Rusia ataupun rezim Assad.
Dalam laporan bulanan yang dirilis Kamis, Jaringan Hak Asasi Manusia untuk Suriah (SNHR) yang bermarkas di Inggris itu menyebut korban warga sipil tersebut adalah dampak dari serangan rezim Assad dan sekutunya, Rusia.
Sekurangnya 550 warga sipil, 116 anak-anak, 87 wanita, tewas dalam serangan di sepanjang awal tahun 2018.
Dalam periode yang sama, menurut laporan tersebut, sekitar 100 orang warga sipil -termasuk Daesh dan kelompok teror PYD/PKK- juga tewas dari serangan yang dipimpin oleh Amerika Serikat.
Empat warga sipil lainnya juga terbunuh dalam bentrokan antara pasukan rezim dan kelompok oposisi bersenjata.
Laporan tersebut mendesak masyarakat internasional untuk meningkatkan tekanan pada kelompok teroris PYD / PKK untuk menghentikan pelanggaran hak terhadap penduduk lokal di bagian utara Suriah yang saat ini berada di bawah kendalinya.
Menurut laporan tahunan SNHR pada 2017, total ada 10.204 warga sipil Suriah yang terbunuh pada tahun lalu. Sebagian besar nyawa mereka melayang karena serangan rezim Assad.