Rhany Chairunissa Rufinaldo
16 Juli 2020•Update: 16 Juli 2020
Mucahit Oktay
NEW YORK
Pada peringatan empat tahun upaya kudeta di Turki, Rabu, sebuah kelompok berkumpul di depan kediaman Fetullah Gulen, dalang kudeta itu, di negara bagian Pennsylvania, Amerika Serikat.
Gulen dan kelompok pimpinannya Organisasi Teroris Fetullah (FETO) mengatur kudeta yang berhasil dikalahkan pada 15 Juli 2016, menyebabkan 251 orang tewas dan hampir 2.200 terluka.
Dia hidup dalam pengasingan di Amerika Serikat sejak 1999.
Truk-truk LED digital menampilkan pesan anti-kudeta dan beberapa mobil sipil melakukan berhenti di luar kediaman Gulen untuk memprotes aktivitas FETO, sebagai bagian dari kampanye Komite Pengarah Nasional Turki Amerika (TASC).
Sebuah pesawat juga menerbangkan spanduk di atas mansion yang bertuliskan "Hentikan Teroris FETO Org".
"Kami tidak pernah melupakan upaya kudeta 15 Juli yang kejam dan tidak akan pernah membiarkannya dilupakan," kata ketua TASC, Halil Mutlu.
Truk dengan layar yang menampilkan tulisan "15 Juli, Kemenangan Demokrasi Turki" dan "Kemenangan Bangsa Turki" melakukan tur ke Manhattan, Brooklyn dan Queens di Kota New York, Washington, DC dan juga Saylorsburg pada Selasa.
Turki juga menuduh FETO berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi lembaga-lembaga Turki, khususnya militer, polisi dan peradilan.
Tanggal 15 Juli diperingati sebagai Hari Demokrasi dan Persatuan Nasional dan menjadi hari libur nasional di Turki.