Burak Dag
19 April 2022•Update: 21 April 2022
ANKARA
Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan Martin Griffiths pada Selasa membatalkan kunjungannya ke Turki setelah dinyatakan positif Covid-19.
"Saya menyesal mengatakan bahwa saya dinyatakan positif COVID hari ini. Saya mengikuti panduan kesehatan, membatalkan perjalanan, dan mengisolasi di rumah," kata Griffiths dalam sebuah posting Twitter.
"Saya bersyukur sudah mendapatkan vaksin, kesempatan yang belum dimiliki banyak orang di seluruh dunia. #VaccineEquity."
Pada Senin, dia mengumumkan akan mengunjungi Turki pada 20-21 April untuk membahas gencatan senjata kemanusiaan di Ukraina, evakuasi warga sipil dan bantuan kemanusiaan ke Ukraina.
Dia mengaku “terkesan” oleh upaya Turki untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina dan dia akan mengunjungi Turki minggu ini untuk membahas perang yang sudah berlangsung delapan minggu itu.
"Saya benar-benar terkesan dengan cara Turki mampu menampilkan dirinya di kedua belah pihak sebagai tuan rumah yang benar-benar berharga dan berguna untuk pembicaraan dengan semua kesulitan," kata Griffiths.
Setidaknya 2.072 warga sipil telah tewas dan 2.818 terluka di Ukraina sejauh ini dalam perang, menurut perkiraan PBB, dan angka sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi.
Lebih dari 4,9 juta warga Ukraina telah melarikan diri ke negara lain, dengan lebih dari 7 juta lebih pengungsi internal, kata badan pengungsi PBB.