Rhany Chairunissa Rufinaldo
18 September 2018•Update: 18 September 2018
Ilkay Guder
SOCHI, Rusia
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Senin mengatakan kerja sama antara Turki dan Rusia akan "menjadi harapan bagi kawasan".
Berbicara sebelum pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di kota pesisir Sochi di Rusia, Erdogan mengatakan bahwa bertukar pandangan tentang masalah politik, militer dan ekonomi akan memperkuat Turki dan Rusia.
"Saya percaya bahwa tidak hanya kawasan kita, tetapi mata seluruh dunia sekarang juga berada di Sochi," kata Erdogan, menambahkan bahwa hasil dari pembicaraan Sochi akan membawa harapan baru ke wilayah tersebut.
Putin mengatakan bahwa hubungan Turki-Rusia "berkembang secara positif."
"Perdagangan tumbuh dengan intens. Hubungan kami juga meningkat dalam hal keamanan regional," tambah Putin.
Erdogan didampingi oleh Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Fatih Donmez, Menteri Keuangan Berat Albayrak, Menteri Pertahanan Hulusi Akar, Menteri Perdagangan Ruhsar Pekcan, kepala Badan Intelijen Nasional (MIT) Hakan Fidan, Juru Bicara Presiden Ibrahim Kalin dan Direktur Komunikasi Kepresidenan Fahrettin Altun.
Sementara delegasi Rusia terdiri dari Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, Menteri Energi Aleksandr Novak, Menteri Pertahanan Sergey Shoygu dan Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov.
Pertemuan bilateral, yang ditutup untuk media, dimulai pukul 14.50 waktu setempat (18.50 WIB).
Hubungan antara Turki dan Rusia, masalah ekonomi dan energi, serta masalah regional dan internasional, khususnya Suriah, termasuk di antara topik yang dibahas.