Rıskı Ramadhan
26 Maret 2018•Update: 26 Maret 2018
Lokman İlhan
BOGOTA
Kolombia dan Ekuador dilaporkan memutuskan untuk bekerja sama dalam sejumlah hal seperti meningkatkan tindakan keamanan di perbatasan dan memerangi tindak kejahatan.
Kementerian Pertahanan Kolombia dalam sebuah pernyataan tertulis mengatakan, kedua negara memutuskan untuk bekerja sama dalam sejumlah hal seperti memperkuat intelijen, menentukan hal-hal di mana pasukan keamanan akan bertindak bersama, memerangi kejahatan terorganisir dan hak asasi manusia dalam pertemuan di Tulcan, Ekuador.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Menteri Pertahanan Kolombia Anibal Fernandez de Soto, Wakil Menteri Pertahanan Ekuador Felipe Verga de la Cuesta, Wakil Menteri Dalam Negeri Ekuador Andres de la Vega dan pejabat pertahanan kedua negara.
Pada 21 Maret, tiga tentara tewas dan tujuh lainnya terluka dalam serangan bom di daerah pedesaan Ekuador yang dekat dengan perbatasan Kolombia.
Presiden Kolombia Juan Manuel Santos dan Presiden Ekuador Lenin Moreno membuat pernyataan bersama terkait serangan itu. Mereka mengecam serangan dan menyatakan akan bertindak bersama untuk mengamankan perbatasan dan memerangi kelompok-kelompok bersenjata.
Di daerah yang sama pada 27 Januari, sebuah kendaraan bermuatan bom menyerang sebuah kantor polisi, mengakibatkan 28 orang terluka akibat serangan tersebut.
Terdapat banyak kelompok bersenjata yang mengendalikan perdagangan kokain di bagian selatan Kolombia yang berbatasan dengan Ekuador.