Maria Elisa Hospita
13 Agustus 2018•Update: 13 Agustus 2018
Esref Musa and Burak Karacaoglu
IDLIB, Suriah
Jumlah korban jiwa akibat ledakan di provinsi Idlib, barat laut Suriah, telah bertambah menjadi 67 orang.
Menurut pejabat White Helmets, Mustafa Haj Youssef, 35 orang di antaranya adalah perempuan dan anak-anak.
Pada Minggu, Haj mengungkapkan bahwa 32 orang tewas akibat ledakan di distrik Sarmada, tempat warga sipil yang mengungsi dari utara provinsi Homs bermukim.
Haji mengatakan sekitar 50 orang terluka karena ledakan itu, yang menghancurkan dua gedung berlantai 6 yang dihuni oleh warga sipil yang telantar.
Hingga saat ini, penyebab ledakan itu masih belum diketahui.
Sejak bulan Mei, Idlib yang terletak di barat laut Suriah, dekat perbatasan Turki, ditetapkan sebagai "zona de-eskalasi", sehingga tindakan agresi dilarang keras.
Suriah telah dirundung konflik sejak awal tahun 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang kelompok demonstran secara brutal.
PBB memperkirakan bahwa ratusan ribu orang tewas dalam konflik itu.