Muhammad Abdullah Azzam
05 Juni 2018•Update: 06 Juni 2018
Zehra Ulucak
EL RODEO
Jumlah korban tewas akibat letusan gunung berapi Fuego di Guatemala meningkat menjadi 69 orang.
Direktur Institut Forensik Nasional, Fanuel Garcia, mengatakan bahwa hingga kini 69 jasad sudah ditemukan, 17 di antaranya telah diidentifikasi.
Garcia mengatakan, "Sangat sulit bagi kami untuk mengidentifikasi jasad-jasad itu karena sidik jari dan muka sebagian dari mereka sudah hangus terbakar. Kami harus menggunakan metode lain untuk identifikasi.”
Garcia menuturkan bahwa jika memungkinkan pihaknya akan menggunakan tes DNA untuk mengidentifikasi identitas korban.
Presiden Guatemala Jimmy Morales telah mengunjungi daerah dekat bencana untuk mengamati kondisi terakhir.
Tim penyelamat telah menyelamatkan setidaknya 10 orang yang terjebak di antara lava dengan menggunakan helikopter.
Gunung Api Fuego yang terletak 40 kilometer dari Kota Guatemala itu meletus pada hari Minggu kemarin. Semburan lahar menghancurkan rumah-rumah di desa El Rodeo. Diperkirakan sejumlah warga tewas terbakar akibat erupsi gunung api tersebut.
Korban yang mengalami luka-luka telah mendapatkan perawatan dan lebih dari 3.200 warga dievakuasi ke tempat-tempat aman.
Pihak berwenang mengungkapkan sekitar 1,7 juta orang terdampak erupsi ini.