Muhammad Abdullah Azzam
18 Januari 2019•Update: 20 Januari 2019
Lokman İlhan
BOGOTA
Jumlah korban tewas akibat serangan bom yang menargetkan Akademi Polisi General Santander di Bogota, ibu kota Kolombia meningkat menjadi 21 orang.
Otoritas Kolombia mengumumkan hari berkabung selama 3 hari setelah serangan teror di akademi polisi di bagian selatan Bogota itu.
Polisi Kolombia menyatakan 21 orang, di antaranya pelaku penyerangan tewas dalam serangan teror tersebut.
Selain itu, sebanyak 68 orang terluka dalam serangan itu telah dirujuk ke rumah sakit, namun kini 58 orang sudah dipulangkan.
Polisi Kolombia menekankan akan menangkap para pelaku dan meminta warga yang mengetahui informasi terkait serangan itu agar melaporkan kepada pihak keamanan.
Presiden Kolombia Ivan Duque mengungkapkan melalui akun media sosial bahwa serangan tersebut merupakan "aksi terorisme gila".
Duque menginstruksikan pihak keamanan untuk menemukan para pelaku dan membawa mereka ke pengadilan.
Usai mendapatkan informasi serangan tersebut Duque segera menghentikan kunjungannya ke wilayah Choco serta akan mengunjungi lokasi kejadian pasca-ledakan itu.