Astudestra Ajengrastrı
29 Mei 2018•Update: 30 Mei 2018
Alex Jensen
SEOUL
Korea Utara akan menuruti rencana mereka sendiri soal waktu denuklirisasi, tulis media negara tersebut pada Senin, meskipun di saat yang sama para pejabat Pyongyang berusaha menjembatani perbedaan dengan Amerika Serikat.
Korea Utara "berjalan di jalur yang ditetapkan mereka sendiri menurut jadwal mereka, tak peduli apa yang dikatakan orang dan dari mana angin bertiup," tulis pernyataan yang dimuat di koran milik partai penguasa dan kantor berita KCNA.
Pertanyaan tentang bagaimana tepatnya Korut akan memenuhi janji pemimpinnya, Kim Jong-un, untuk proses denuklirisasi masih tetap menjadi misteri, sejak dia bersumpah dalam pertemuan antar-Korea yang dilakukan pada 27 April.
Meski Pyongyang merayakan tindakan mereka menghancurkan situs tes nuklirnya, kritikus berkata menghancurkan dan menyerahkan senjata yang telah dibangun selama bertahun-tahun adalah dua hal berbeda.
AS sendiri meminta denuklirisasi dilakukan Korea Utara secara menyeluruh, bisa diferivikasi dan tak bakal dilakukan kembali, semuanya dalam proses cepat.
Pyongyang, sementara itu, dilaporkan lebih memilih proses dengan beberapa tahapan. Pejabat-pejabat AS yang dipimpin oleh diplomat dan mantan negosiator nuklir Sung Kim mendarat di Korea Utara pada Minggu untuk melakukan dialog yang diperkirakan akan berlangsung hingga Selasa, dengan tujuan menetapkan kembali pertemuan antara Presiden Donald Trump dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un pada 12 Juni, yang sempat dibatalkan.
Sumber-sumber diplomatik yang dikutip oleh Kantor Berita Yonhap juga mengungkap bahwa beberapa pejabat tinggi Korea Utara tiba di Tiongkok pada Senin, untuk kemudian menuju ke Singapura, di mana pertemuan Trump-Kim sedianya dilakukan.