Rhany Chairunissa Rufinaldo
28 Mei 2019•Update: 28 Mei 2019
Esref Musa dan Burak Karacaoglu
IDLIB
Serangan rezim Assad dan sekutunya pada Senin menyebabkan 17 warga sipil tewas dan 35 lainnya luka-luka di daerah yang dikuasai oposisi di provinsi Idlib, Suriah, kata badan pertahanan sipil White Helmets.
Pesawat tempur rezim menghantam wilayah pemukiman di Idlib selatan, termasuk kota Maarret al-Numan dan Maarrat Hurma.
Rezim Suriah dan kelompok-kelompok milisi yang didukung Iran dilaporkan melakukan beberapa serangan, baik melalui udara maupun darat, di distrik Khan Shaykhun, Khirbat Abidin, Ash Shaykh Mustafa, Muqayyar, Kafr Zayta dan Ltamenah.
White Helmets khawatir jumlah korban jiwa bisa saja meningkat selama upaya pencarian dan penyelamatan berlangsung.
Saat ini, sekitar 1,5 juta orang tinggal di Idlib. Setengahnya adalah pengungsi dari daerah lain di Suriah.
Pada September lalu, Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.
Namun, Rezim Assad tetap mengabaikan perjanjian dan terus-menerus menyerang zona de-eskalasi Idlib.