Muhammed Boztepe
12 April 2018•Update: 12 April 2018
Muhammed Boztepe
ANKARA
Lebih dari 162 ribu warga Suriah telah kembali ke daerah-daerah yang telah dibebaskan dari teror di Suriah setelah operasi Perisai Eufrat dan Operasi Ranting Zaitun yang dipimpin Turki, kata Wakil Kepala Direktorat Jenderal Imigrasi Turki.
“Setelah Operasi Perisai Eufrat dan Operasi Ranting Zaitun, lebih dari 162 ribu warga Suriah telah kembali ke wilayah yang dibersihkan dari teroris. Kami melihat warga Suriah kembali ke daerah mereka dengan sangat cepat setelah operasi-operasi ini, ”kata Abdullah Ayaz.
Saat ini ada 3.567.000 warga Suriah yang tinggal di Turki, jelas Ayaz kepada Anadolu Agency.
Dia mengatakan, kepulangan warga Suriah ke wilayah yang telah dibebaskan dari teror di Suriah terus berlanjut dan diperkirakan akan semakin meningkat ke depannya.
Ayaz menyebut, semua unit Kementerian Dalam Negeri Turki saat ini sedang bekerja untuk membuat Afrin menjadi tempat yang layak untuk ditinggali lagi setelah Operasi Ranting Zaitun dan berupaya untuk memastikan kepulangan mereka berjalan aman.
Turki pada 20 Januari meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi organisasi teroris teroris YPG/PKK dan Daesh dari Afrin. Pada 18 Maret, pasukan Turki dan Tentara Pembebasan Suriah membebaskan pusat kota Afrin dari para teroris.
“Kami telah melakukan penelitian terkait warga Suriah yang ingin kembali ke Afrin secara sukarela. Kami telah menghubungi mereka dan menyatakan akan menyediakan semua dukungan dan kemudahan kepada mereka,” kata Ayaz.
Dia mengatakan Direktorat Jenderal Imigrasi telah memulai "Proyek Memperbarui Registrasi Warga Suriah" pada Januari 2018 untuk memperbarui informasi yang kurang.
“Kami telah memperbarui registrasi 1,5 juta warga Suriah. Dengan proyek ini, kami akan memiliki basis data yang lebih nyata, dan kami akan dapat membagikan data ini dengan lembaga, organisasi, dan mitra yang terkait,” tambah dia.