Astudestra Ajengrastrı
13 April 2018•Update: 14 April 2018
Mohammed Dhaysane
MOGADISHU, Somalia
Setidaknya lima orang tewas dan lebih dari 10 lainnya terluka pada Kamis, ketika sebuah ledakan mengguncang sebuah stadion sepak bola di kota Barawe, provinsi Shabelle, Somalia.
Deputi Komisioner Distrik Barawe Bashir Mohamed Yusuf mengatakan kepada media bahwa ledakan berasal dari ranjau darat dengan pengendali jarak jauh.
"Ledakan ini menargetkan pesepakbola lokal dan penggemar sepak bola. Yang bisa kami sampaikan adalah lima orang terbunuh dan lebih dari 10 luka-luka," ujar Yusuf.
Mereka yang terluka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, tambah dia.
Tiga pemain bola lokal termasuk dalam korban yang tewas, menurut media lokal.
Bom meledak ketika pertandingan antara tim Elan dan SYL, keduanya bermain dalam liga lokal, sedang berlangsung.
Kelompok pemberontak al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut melalui pernyataan yang disebarkan secara online.
Barawe adalah kota pesisir yang berlokasi 179 kilometer di sebelah barat daya ibu kota Somalia, Mogadishu.
Kejadian pada Kamis ini hanya terpaut enam hari setelah ledakan mobil ganda di Mogadishu yang menewaskan setidaknya tiga orang.
Oktober lalu, setidaknya 300 orang meninggal dunia karena dua ledakan mobil di Mogadishu, yang merupakan serangan paling mematikan dalam sejarah Somalia.