Ibrahim Saleh, Ali Jawad dan Arif Yusuf
23 April 2018•Update: 23 April 2018
Ibrahim Saleh, Ali Jawad dan Arif Yusuf
BAGHDAD
Setidaknya 36 militan Daesh tewas dalam serangan udara Irak di Suriah pekan lalu, menurut militer Irak pada hari Minggu.
"Serangan udara menargetkan tempat persembunyian dan teroris yang menjadi ancaman bagi Irak," kata juru bicara militer Brigadir Jenderal Yahia Rasul dalam sebuah pernyataan.
Dia mengatakan serangan itu dilakukan "berdasarkan informasi intelijen yang akurat", tetapi tanpa merinci lebih lanjut.
Juru bicara itu juga mengatakan bahwa salah satu serangan telah menargetkan pertemuan para pemimpin Daesh.
Pada hari Minggu, Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi memuji peran Angkatan Udara Irak dalam memerangi terorisme dan menjaga keamanan dan stabilitas di seluruh Irak.
Sebelumnya, pada hari Kamis, jet tempur F-16 Irak menyerang posisi kelompok teroris Daesh di negara tetangga mereka, Suriah.
Secara spesifik, serangan itu adalah yang kedua dari jenisnya sejak tahun lalu ketika jet Irak menargetkan posisi-posisi Daesh di Suriah pada Februari 2017.
Desember lalu, Baghdad mengumumkan bahwa mereka telah merebut kembali wilayah yang disita oleh Daesh pada pertengahan 2014 setelah perang tiga tahun melawan kelompok teroris itu.