Chandni
07 Februari 2018•Update: 07 Februari 2018
Zeynep Hilal Karyagdi
SANAA
Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dan Dokter Lintas Batas (MSF) pada Selasa menggelar acara penggalangan dana di ibu kota Yaman untuk pembangunan mendesak fasilitas perawatan ginjal.
Kepada Anadolu Agency, juru bicara ICRC di Yaman Adnan Huzam mengatakan fasilitas itu dibutuhkan untuk sekitar 4.400 warga Yaman yang terancam gagal ginjal.
Huzam memohon bantuan dari lembaga kemanusiaan lokal dan internasional untuk menyediakan obat-obatan dan staf. Namun dia juga mengatakan masih banyak pekerja medis Yaman yang tidak menerima gaji selama lebih dari setahun.
Menurut juru bicara ICRC itu, sejumlah pusat perawatan ginjal di Yaman ditutup menyusul konflik berkepanjangan antara pemberontak Houthi dan pemerintahan Yaman yang didukung Saudi.
Hanya ada 28 fasilitas yang masih terbuka, kata Huzam, dan mereka pun menghadapi masalah kekurangan staf.
"ICRC hanya bisa membantu lima pusat perawatan itu," kata Huzam.
"Kami tetap berfokus membantu korban kekerasan, tapi berusaha keras membantu mereka yang menderita masalah ginjal akut," terangnya.
Yaman dilanda perang saudara sejak 2014, ketika kelompok pemberontak Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah negara, sehingga memaksa pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melarikan diri ke Arab Saudi.
Negara yang miskin itu juga menghadapi wabah kolera yang menewaskan ratusan orang dalam beberapa bulan terakhir.